RSS

Puisi untuk sang Penghianat.

Kau egois!
Kau senang  mencari kesalahan-kesalahan orang lain...
Kau senang mengambing-hitamkan orang lain..
Setidaknya memang itu kenyataan yang aku tahu..

Kau Pembohong!
Kau jahat!
Kau merencanakan semuanya, seolah-olah aku yang salah!
Kau bertindak seperti memang kau yang benar,
Tidak sadarkah kau wahai penghianat? Disini yang menderita bukan Cuma kau!!!

Kau bermain dengan mereka,
Seakan-akan aku disini hanya berperan sebagai pemeran pembantu yang tidak akan pernah menjadi pemeran utama.
Kau menjadikan mereka sebagai pelarianmu,
Setidaknya kau kali ini memang beruntung, di lindungi oleh mereka yang memang tak berpikiran luas sepertimu.

Sudah berapa banyak kata cacian yang terlontar dari bibir pembohongmu?
Kata apa saja yang kau ucapkan kepada mereka yang dulu pernah menjadi kerabatku itu?
Ungkapan apa lagi yang belum kau ceritakan kepada mereka?
Sudah berhasilkah kau menjatuhkan jati diriku di hadapan mereka semua?

Puisi ini khusus untuk kamu, sang penjilat.
Yang menyisihkan waktunya semenit atau bahkan berjam-jam hanya untuk menceritakan hal kosong, yang bahkan tak bernilai di mata orang bijak.
Yang merelakan mulutnya berbusa, menceritakan kebencian, keburukan orang lain!
Yang selalu menganggap dirinya Tinggi! Walau sebenarnya Rendah.
Kapan kamu bisa mengerti? Paham, bahwa kelakuanmu itu mematikan?
Kapan kamu paham, kalau kelakuanmu hanya seperti pohon yang tak berbuah?
Atau bahkan seperti Rumah tak berpenghuni?
Yang sia-sia, tak berguna, nol besar?

Hati ini meringis..
Meringis bukan karena di rendahkan olehmu atau karena di caci olehmu.
Tapi lebih jelasnya, karena melihat kelakuanmu yang lebih rendah..
Lebih rendah dari seseorang yang pekerjaannya hanya  meminta-minta perhatian,
Lebih rendah dari seseorang yang selalu menertawakan kekurangan orang lain ,
Dan bahkan lebih rendah dari mereka yang hari-harinya terkurung dalam kegelapan.

Mungkin kau akan susah untuk berubah,
Merubah kebiasaan burukmu, membeberkan hal-hal yang bagi orang lain sama sekali  ‘Tak Bernilai’.
Karena memang segala hal yang bersangkutan dengan hal buruk selalu gampang dilakukan.
Kau selalu berlindung di tengah-tengah mereka, mereka orang-orang yang dulu melindungiku.
Kau merebut mereka, menunjukan bahwa semua ini salahku.
Kau menjadikan mereka buta, buta kebencian atas diriku.

Terima Kasih teruntuk kamu, gadis cantik berhati busuk.
Terima Kasih untuk penghianatannya.
Terima Kasih untuk sakit hatinya,
Dan Terima Kasih untuk pelajarannya.

Setidaknya dengan kau begini, aku tau, Kau memang bukan orang yang tepat untuk berteman denganku,
Setidaknya dengan aku tau bagaimana pribadimu sebenarnya, aku bisa belajar menjadi orang yang kembali berdiri, walau sudah di tiarapkan olehmu.
Dan setidaknya sekarang aku bahkan lebih Tegar,
Tegar menerima kenyataan, bahwa di sekelilingku penuh dengan orang jahat, Sepertimu.

Terima Kasih,
Sesungguhnya, telingaku sudah kebal, menerima semua ucapan tak berguna darimu,
Yang lebih pantas di panggil dengan sebutan “Serigala berbulu domba”.
Atau sebagai ‘Musuh di balik selimut’?

Entahlah, bahkan aku pun capek, capek untuk menjelaskan semuanya.,
Aku hanya bisa menceritakan ini semua kepada Dia sang Maha pemberi dan Pemurah,
Yang selalu ada ketika aku kecewa,
Yang selalu melebarkan tangannya lebar-lebar, untuk sejenak memeluk hatiku yang di hancurkan kamu..
Yang selalu dengan senang hati memberikan telinganya, untuk sejenak mendengar keluhanku....

Cuma sepenggal doa kecil yang tak pernah absen aku ucapkan, untukmu orang jahat,
Berharap kau bisa berubah.
Berubah menjadi pribadi yang lebih baik,
Menjadi seseorang yang lebih terlihat bijaksana.

Semoga Tuhan akan selalu menyertaimu, kelinci bermata kucing...
Semoga..

belajar bahasa Jayapura

Hallo,  mungkin di antara kalian ada yang udah tau kalau gue tinggal di kota paling timur Indonesia, di kota yang setiap hari selalu jadi yang pertama bertemu matahari #tsah... gue tinggal di kota yang notabene menjadi kota dengan tingkat populasi masyarakatnya yang sudah mulai padat.

Kali ini gue mau ngajarin beberapa bahasa yang dipakai masyarakat sebagai bahasa sehari-hari di sini. Mungkin ada yang lucu juga sih, but okelah, noprob. :D

Sa = Saya
Ko = Kamu
Kam = Kalian
Kitong/Tong/Kitorang = kita
De/Da = Dia
Epen = 'Emang Penting?' artinya hampir sama kayak 'EGP',
Yombex = Yoi
Babingung = Bingung/kebingungan/Bingung-bingung
Tra = Tidak
Tarada/trada = Tidak Ada
Poro = perut
mo = Mau
Su = Sudah
Bah = 'ish'/kata sifat yang menunjukan kurang terima
iyo = iya
pi/pigi = pergi

Yoksnaa = astaga A.K.A kaget pelan /wow -_- kaget beud gicu.
mamayo = astaga A.K.A kaget keras/WOW
Ale = menunjukan expresi heran ketika terheran-heran
sekali/skali = banget
sampe = *hampir sama kayak sekali/skali, artinya banget.

Contoh yah bahasa Jayapura dan translatenya :
Contoh 1 : Bah, kam tra setia kawan skali. =  Kalian tidak setia kawan banget *tapi karena ada kata 'bah'nya, berarti dia menunjukan kalau gak bisa terima'*
Contoh 2 : ko su makan? = Kamu sudah makan? *udah jelas sih. :')*
Contoh 3 : Tadi sa pi ke sekolah naik delman = tadi saya/gue/ane pergi ke sekolah naik delman.
Contoh 4 : mamayo, ko hari ini cantik sampe = *kaget* kamu hari ini cantik sekali/banget.


Udah sih gitu ajah, ga susah-susah amat kan?
so, kalau mau liburan ke Jayapura, siapin bahasanya dulu gih. :D biar terhindar dari 'kesalahpahaman', rite?

see yaa. kalau mau kuliah sama saya masalah bahasa Jayapura dan Papua, bisa langsung hubungi nomor di bawah ini. *nunjuk lantai*.

Okesip, bye.,

"I Knew You Were Trouble - Music video spoken part"

I think--I think when it's all over,
It just comes back in flashes, you know?
It's like a kaleidoscope of memories.
It just all comes back. But he never does.
I think part of me knew the second I saw him that this would happen.
It's not really anything he said or anything he did,
It was the feeling that came along with it.
And the crazy thing is I don't know if I'm ever gonna feel that way again.
But I don't know if I should.
I knew his world moved too fast and burned too bright.
But I just thought, how can the devil be pulling you toward someone who looks so much like an angel when he smiles at you?
Maybe he knew that when he saw me.
I guess I just lost my balance.
I think that the worst part of it all wasn't losing him.
It was losing me.

Surat Cintaku Untuk Guru

 
Setiap pagi aku memijakkan kakiku ke rumah keduaku, disana kau berperan sebagai orang tua ke-duaku.
Setiap hari aku membagi waktuku, hanya untuk bisa bertemu denganmu, belajar beberapa bagian dari kehidupan dan kepribadianmu...
Setiap saat, aku berdoa, kiranya Dia yang Maha Pengasih dan Penyayang, akan terus melindungi engkau dan menjaga setiap jejak langkahmu dimanapun kau melangkah.

Setiap pagi aku memaksakan kakiku untuk melangkah menemuimu, sekedar untuk melihat dan menyapamu, walau dari jauh,
Setiap hari aku mencoba untuk memperhatikanmu ketika kau menerangkan dengan susah payah di depan kelas, meski setelah itu aku akan memalingkan pandanganku ke sisi lain sekedar untuk menghilangkan kejenuhan, tapi kau tetap tak jemu memberikan ilmumu kepadaku,
Kau merelakan waktumu tersita berjam-jam, hanya untuk memastikan bahwa aku berhasil dan paham dengan semua informasi pemberianmu.

walau tekadang aku kurang ajar, mengata-ngatai dan mencaci maki engkau karena egoku, aku minta maaf, itu semua di luar kendaliku sebagai manusia.
aku tetap berterima kasih,  berterima kasih karena kini aku bisa menulis dan membaca, serta menghitung dan berpikir, semua karena pengorbanan dan kesetiaanmu, untukku.

Entah kapan aku bisa membalas semua kesabaranmu, kesetiaanmu, kemandirianmu, kewibawaanmu itu.. Tapi sungguh, hati ini memanggil namamu lembut, setiap menatap kehidupanku kini...
Aku berterima kasih... Banyak-banyak berterima kasih, terima kasih untuk perjuanganmu dalam membimbingku, untuk kasihmu yang mulia mengajariku segala macam hal, dan untuk keikhlasanmu dalam membantuku meraih cita-cita absurdku...

Aku percaya, suatu saat kita akan bertemu kembali, bukan sebagai guru dan murid lagi, melainkan sebagai sesama guru, karena cita-citaku pun ingin menjadi sepertimu, guru.
Dengan penuh perjuangan membimbing anak murid, dengan wibawa mendisiplinkan murid...

Aku tau, kau kadang menitihkan air matamu diam-diam, ketika melihat seorang muridmu menjadi pengusaha sukses...
Aku tau, kau kadang mengukir senyummu lebar-lebar ketika mendapati seorang muridmu bisa menjadi seorang boss terkemuka..
Dan akupun tahu, kau akan tertawa lebar ketika mengetahui seorang muridmu mengirimkan surat cinta aneh seperti ini.

Tapi, terserahlah... Sesungguhnya tulisan-tulisan ini hanya sebagai curahan hati seorang murid, kepada gurunya yang setia.  Hanya sebagai ungkapan hati seorang murid, kepada gurunya yang terkasih.. Dan tulisan-tulisan ini hanya sebagai media untuk menyampaikan kekagumanku kepadamu, guru...



Dari siswamu yang tidak begitu pandai menghitung,
Tapi sangat menyukai sastra.
Aku berharap, cahaya semangatmu selalu menyala. :)
Thanks A Lot, Theacher.

Cheers Up. Let's Move On.


Sering gagal Move On? oke, gapapa. sesungguhnya Move On itu emang butuh waktu yang cukup lama, yah ga lama-lama amat sih, palingan satu-dua atau tiga tahunan ajah #okesip.. 
Sebenernya Move On itu artinya apa sih? Oke, kata seseorang di Novel yang berjudul "Curhat Move On", Move On sendiri itu artinya "Berpindah". Berpindah? Iyah, berpindah. Berpindah perasaan dari seseorang yang sering bikin kamu sakit hati, atau mungkin berpindah dari seseorang yang kamu sayang tapi orang itu ga sayang balik sama kamu #jlebb.

Iyah sih, emang susah buat "mindahin" perasaan dari seseorang, Tapi hanya dengan cara "berpindah" A.K.A "Move On", kamu bisa keluar dari zona "galau" kamu.
Mungkin kamu udah pengen banget bisa "Move On" dari mantan yang udah lebih dulu "Move On" dari kamu, Nah, itu ide bagus, tapi, pasti kamu juga sering gagal buat Move On dari mantan, ya kaaannn? Oleh sebab itu, saya yang bersimpati kepada kamu-kamu semua, membuat artikel yang "MUNGKIN" bisa bantu kamu yang sering merasa gagal move on untuk bisa merasakan move on itu sendiri. Artikel ini sebenarnya isinya ga seperti tips-tips move on yang banyak menjamur di google, tapi lebih tepatnya lebih banyak kata-kata pendorong buat bisa move on.

Jadi, dari pada lama-lama, yuk, let's read it.

1. Tuhan udah ngatur hidup kita jauh hari sebelum kita menikmati hidup.
  Ada berapa banyak dari kamu yang sering banget galauin "MANTAN"? banyak kan? iyah pasti. karena aku juga demikian. Tapi, coba deh mikir gini, "kenapa sih aku mesti putus sama dia? kenapa sih dia bisa ninggalin aku dan punya pacar lagi? Kenapa sih dia cepat banget lupain aku? kenapa sih dia BISA MOVE ON lebih cepat dari aku?" get it? Seperti judul di atas, Tuhan itu udah ngatur hidup kita jauh hari sebelum kita merasakan hidup kita sendiri, jadi ketika Tuhan mengatur untuk kamu dan kekasih masa lalu kamu itu menjalin hubungan hanya untuk sebuah pembelajaran kehidupan, ya udah berarti Tuhan pertemukan kalian hanya untuk saling belajar satu sama lain, bukan untuk saling sehidup-semati. Ingat yah, Tuhan udah ngatur hidup kita terlebih dahulu. udah ada sebuah rancangan Indah buat kamu-kamu semua yang di persiapkan oleh Tuhan, untuk kebahagiaan kamu. So, jangan sering galauin mantan lagi lah, Move On dong, kan Tuhan udah punya pengganti buat dia.. Right?


2. Mantan Udah lupain kamu? Udah,, tinggalin ajahhhh...
   Mantan udah punya pacar? nah, berarti itu menunjukan bahwa dia dulu waktu pacaran sama kamu gak benar-benar sayang sama kamu. sekarang dia malah sayang sama orang lain, dan kamu apa kabarnya? dia ajah ga peduli sama kamu, kok kamu baik banget sih mau peduli sama dia? Dia ajah ga kangen sama kamu, kamu kok baik banget mau kangenin dia? dia ajah udah ga pernah mau smsan sama kamu, kamu kok baik banget sih mau smsan sama dia? Udahhh,, tinggalin ajah.. Ga capek berjuang sendirian? MOVE ON dong!!! MOVE ON!!!


3. Tunjukin kalau kamu Kuat. Lebih kuat dari "Beton" dan lebih gagah dari gedung-gedung pencakar langit di Jepang.
 Judulnya agak maksa yah? -_- wkwk, tapi gapapa deh biar Move On kamu berhasil :'')
 Percaya gak, Faktanya, ketika kamu keliatan lebih kuat, kamu keliatan lebih bahagia dan ketika kamu terlihat lebih gagah dan lebih bersinar ketika ga sama-sama dengan mantan atau sii PHP atau siapapun yang ninggalin kamu, saat itu juga dia akan memikirkan kamu dan akan merindukan kamu. Kamu biasanya jadi down disebabkan sii dia karena apa? karena galau pas lihat dia sama orang lain? Okay. itu salah satu contohnya. ketika dia sama orang lain dan keliatan bahagia, saat itu kamu berharap bisa bersama-sama dengan dia, kan? Coba sekarang memposisikan diri kamu di posisi dia. Jadilah seseorang yang kuat, ga keliatan lemah, jadilah nanti dia yang merasa ingin sama-sama kamu lagi. Jadi, buang deh pikiran yang isinya "aku yakin dia bakal balik lagi sama aku" atau "Dia pasti ngerasaain perasaan aku sama dia". Hellooo, kalau entar ga balikan gimana? kalau dia gak ngerasain perasaan kamu? xoxo, jangan mau lah jadi keliatan lemah gitu di mata dia, ntar dia malah ketawa karena ngira kamu masih meng-gila-i dia. kamu mau di ketawain? ga kan? yaudah, MOVE ON!!


4.  Bergalau-galau dahulu, ber move on-move on kemudian.
Yep... Bergalaulah, sebelum galau itu di larang. Tapi ingat yah, galaunya semenit ajah, semenit berikutnya dan jam-jam selanjutnya kamu harus tertawa. Tertawanya yang normal-normal ajah yah, jangan terlalu berlebihan, ntar di kira gila lagi sama tetangga sebelah. xoxo..
And, the last one, Tolong yah,belajar dari setiap kegalauan kamu. Kalau kali ini gagal, usahakan kali esok berhasil. kalau kali ini belum bisa MOVE ON, yah kali besok harus bisa MOVE ON dong. okeoke...


Okedeh, saya akhiri dulu artikel gajelas yang ga tau berguna atau enggak ini, tapi semoga berguna yah..
Jangan galauin mereka lagi plissss,,, move on.... Move On itu berhasil kalau kamu sendiri emang ada niat buat move on kok. 
Oh iyah, dan satu lagi, jangan jadiin orang lain sebagai objek move on kamu yah, kasihan dianya, gak ada salah apa-apa eh tenyata cuman jadi kelinci percobaan buat kamu bisa move on..

Sip, See yaaaa... CHEERS UP.........

Selamat Siang teruntuk kamu yang hatinya entah milik siapa...

Selamat Siang...
Selamat sing untuk kalian yang punya pacar, tapi pacarnya belum bisa menggantikan sosok mantan di dalam hati.

Selamat siang...
Selamat siang teruntuk kamu yang sebagian besar otaknya terisikan oleh sosok seseorang, yang entah siapa. :')

Selamat siang...
Selamat siang untuk Jodoh yang sedang dibungkus rapih oleh Tuhan, tinggal bersabar ajah, sebentar lagi paketnya akan di anterin ke hati, kok. :')

Selamat siang...
Selamat siang buat semua pribadi yang hatinya masih berdebu, penuh sarang laba-laba karena ga ada yang mngisi...

Selamat siang...
Selamat siang teruntuk kalian yang setiap sel-sel otaknya terisikan nama seseorang, yang mungkin saja jodoh masa depan kalian*?

Tetap bersabar yah...
Tetap berdoa.
Jodoh udah ada kok, udah disiapin Tuhan..
Jadi 'single' juga bukan 'dosa besar' kan?
So, keep calm. Tuhan lagi siapin jodoh kita, jodoh kita lagi dikadoin sama Tuhan. Kadonya di pakein pita cantik, dikirim ke hati pakek paket express lagi.. :')
Keep Thanksfull yah...
Sekali lagi ingat, Tuhan itu baik. Kalau sekarang masih 'lonely', besok-besok pasti jadi 'lovely' :) {}

Tangga - Cinta Tak Mungkin Berhenti (Lirik Lagu)

Tak ada kisah,
tentang cinta,
yang bisa terhindar,
Dari air mata...
Namun ku coba, menerima,
Hatiku membuka,
siap untuk terluka...

*Reef*
Cinta tak mungkin berhenti....
Secepat saat aku jatuh hati,
Jatuhkan hatiku kepadamu,sehingga hidupku pun berarti...

Cinta tak mudah berganti...
Tak mudah berganti jadi benci,
Walau kini aku harus pergi,
'Tuk sembuhkan hati...

Malah seharusnya bisa saja dulu aku menghindar,
Dari pahitnya cinta...
Namun ku pilih, begini,
Biar ku terima... Sakit demi jalani cinta...

*Reef*
Cinta tak mungkin berhenti....
Secepat saat aku jatuh hati,
Jatuhkan hatiku kepadamu,sehingga hidupku pun berarti...

Cinta tak mudah berganti...
Tak mudah berganti jadi benci,
Walau kini aku harus pergi,
'Tuk sembuhkan hati...

Hanya kamu yang bisa
Bisa membuatku rela..
Rela menangis karnamu...
Aku......
Cinta tak mungkin berhenti....
Secepat saat aku jatuh hati,
Jatuhkan hatiku kepadamu,sehingga hidupku pun berarti...

Cinta tak mudah berganti...
Tak mudah berganti jadi benci,
Walau kini aku harus pergi,
'Tuk sembuhkan hati...

Biar aku pergi, sembuhkan hati....