RSS

Cinta menurutku~


Cinta itu buta, kata orang.
Cinta itu ga kenal umur, itu kata orang.
Cinta juga ga kenal agama, ras, suku. Katanya. Kata banyak orang juga.
                       
Cinta itu universal. Umum. Kepada siapa saja, dan dimana saja. Indah.
Cinta itu, tentang perasaan. Perasaan mencintai, menyayangi, dan mengasihi. Tak mengenal suku, ras, dan agama.
Intinya satu. Seluruh manusia telah diciptakan sempurna dan sederajat.
Sama-sama diciptakan dengan hati, dan perasaan dengan maksud untuk membantu pekerjaan Tuhan, yang maha pengasih dan penyayang untuk menyebarkan cinta dari Dia kepada semua orang.

 Mungkin, itu sebabnya tuhan menciptakan mahkluk hidup karena memang seluruh makhluk hidup di bumi memiliki hati, jiwa, perasaan, dan kasih.
Sekalipun hewan. Kaum merekapun diciptakan sama. Hanya saja bentuk dan IQ mereka dibatasi.
Kita sama. Sama-sama diciptakan untuk memberi dan menyebarkan cinta.

Cinta kepada manusia memang bisa lenyap.
Cinta kepada Orang tua, keluarga, guru, sahabat, temen, pacar, gebetan, mantan, idola, semuanya itu ga kekal. Ga bakal selamanya. Ga abadi.
Cinta alam, cinta sesama, cinta damai, cinta kerukunan, cinta kebersihan, cinta apa ajah, semuanya ga kekal. Ga bakal selamanya. Ga abadi.
Meskipun sebenarnya, mencintai itu hukumnya wajib dan mutlak kepada siapa saja, dimana saja, tak memandang suku, ras, dan agama; tapi ya kembali lagi, semuanya kalau dilihat ke sisi yang berbeda, semuanya ga bakal selamanya.
”Why do i think so?”
Just a simple answer. Karena ketika kita mati, dan kembali ke sisi Tuhan yang Maha Esa, yang dibawa dan dipertanyakan pertama adalah “Seberapa besar Cinta kita kepada Tuhan(?)”.
Tuhan tahu, ketika kita mencintai-Nya, cinta itu akan menyebar kepada semuanya. Kepada Orang tua, keluarga, guru, sahabat, teman,  pacar, gebetan, mantan, idola dan siapa saja.
Berbeda dengan mereka yang menjauhi, bahkan tidak mencintai Tuhan sang maha besar dan sibuk mencintai diri sendiri. Ketika mereka mati, dan kembali ke sisi Tuhan, Tuhan tahu bahwa mereka tidak menjadikan-Nya sebagai patokan untuk menyebar cinta. Dan itu berarti cinta mereka kepada dunia, dan segala isinya adalah sia-sia.

Tuhan menciptakan Cinta, dengan alasan agar kita mencintai DIA lebih dulu dari segala hal di Bumi. Wajar Tuhan bersikap demikian karena Ia adalah Tuhan. Ia ingin di Cintai oleh semua hal yang telah ia ciptakan. Bukan untuk disalahgunakan.
Cinta itu diciptakan dengan maksud baik. Sebagai bekal hidup.

Ketika cinta mengecewakan, bersyukurlah. Tuhan mengejarkanmu bangaimana untuk bersyukur dalam segala hal. Karena memang, tidak ada yang lebih membahagiakan selain bersyukur atas segala hal yang telah diberikan kepadamu dari DIA. Tuhan maha mengetahui, bukan? Bahkan ketika kau dibuat kecewa oleh Cinta, Ia akan berusaha benar-benar membuatmu dikecewakan. Karena ia Tahu. Tahu, dengan cara ini kau bisa lebih dekat dan lebih mencintai DIA. Agar kau bersyukur, dalam segala hal.

Cinta itu mengasihi, menyayangi, memberi, menerima, mengikhlaskan, merelakan, membahagiakan, menyakitkan, mengecewakan, menginspirasikan, menolong, mensuport, segalanya ada di dalam cinta. Cinta kepada Tuhan. : )

Selamat jatuh cinta.

0 komentar:

Posting Komentar